RESUME 2
PRINSIP DASAR MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
Pada dasarnya
pengertian dari multimedia adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk
menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima, sehingga dapat merangsang fikiran,
perasaan, perhatian dan minat si penerima pesan.
Menurut Rosch
daam buku M. Suyanto (2005:20) multimedia
secara umum merpakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar, dan teks. Sementara
itu menurut Mc. Cormick dalam buku M.
Suyanto (2005 :21) mendefinisikan multimedia sebagai kombinasi dari paling
sedikit dua media input dan output dari data, media ini dapat audio (suara, music
), animasi, video, teks, grafik dan gambar.
Sehingga berdasarkan
uraian beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa MULTIMEDIA merupakan perpaduan dari beberapa elemen informasi yang
dapat berupa teks, gambar, suara, animasi, dan video. Program multimedia
biasanya bersifat interaktif.
1. Prinsip Pengembangan Multimedia
Pembelajaran
Adapun beberapa
prinsip yang harus diperhatikan dalam pengembangan media pembelajaran yang meliputi:
prinsip kesiapan dan motivasi, penggunaan alat pemusat perhatian, pengulangan,
partisipasi aktif peserta didik, dan umpan balik. (Abdul Gafur, 2007: 20-22).
a.
Prinsip Kesiapan Dan Motivasi, menekankan
bahwa kesiapan dan motivasi peserta didik untuk menerima informasi pembelajaran
sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses belajar mengajar. Kesiapan
peserta didik mencakup kesiapan pengetahuan prasyarat, kesiapan mental, dan
kesiapan fisik. Sedangkan motivasi merupakan dorongan untuk melakukan atau
mengikuti kegiatan belajar. Motivasi tersebut dapat berasal dari dalam diri
maupun dari luar diri peserta didik
b. Penggunaan Alat Pemusat Perhatian, dalam
media pembelajaran dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta didik untuk
fokus terhadap materi pelajaran. Hal ini membantu konsentrasi peserta didik
dalam memahami isi pelajaran sehingga penguasaan mereka menjadi lebih baik.
c. Pengulangan, Informasi atau keterampilan
baru jarang sekali dapat dikuasai secara maksimal hanya dengan satu kali proses
belajar. Agar penguasaan terhadap informasi atau keterampilan baru tersebut
dapat lebih optimal, maka perlu dilakukan bebrapa kali pengulangan.
d. Partisipasi Aktif Peserta Didik, proses
belajar mengajar akan lebih berhasil manakala terjadi interaksi dua arah antara
pengajar dan peserta didik. Partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran
dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan materi pelajaran.
e.
Umpan Balik, yang diberikan oleh pengajar
secara tepat dapat menjadi pendorong bagi peserta didik untuk selalu
meningkatkan prestasinya. Untuk itu, pengajar harus memberikan respon umpan
balik secara berkala terhadap kemajuan belajar peserta didik
Prinsip-prinsip di
atas dapat diakomodasi dalam sebuah media pembelajaran berupa multimedia
pembelajaran interaktif dan web pembelajaran
Hasil
penelitian yang dilakukan oleh Richard E. Mayer (2001) menunjukan bahwa anak
didik kita memiliki potensi belajar yang berbeda-beda. Sehingga Mayer mendefinisikan
ada 12 prinsip desain multimedia pembelajaran yang dapat diterapkan pada
pembelajaran, yaitu :
1) Prinsip
Multimedia
Orang
belajar lebih baik dari gambar dan kata dari pada sekedar kata-kata saja.
Karena dinamakan multimedia berarti wajib mampu mengkombinasikan berbagai media
(teks, gambar, grafik, audio/narasi, video, animasi, simulasi, dll) menjadi
satu kesatuan yang harmonis. Sebab kalau tidak namanya bukan multimedia tapi
single-media.
2) Prinsip
Kesinambungan Spasial
Orang belajar lebih baik ketika kata dan
gambar terkait disandingkan berdekatan dibandingkan apabila disandingkan
berjauhan atau terpisah. Oleh karena itu, ketika ada gambar atau video,
animasi, dll yang dilengkapi dengan teks, maka teks tersebut harus merupakan
jadi satu kesatuan dari gambar tersebut, jangan menjadi sesuatu yang terpisah.
3) Prinsip
Kesinambungan Waktu
Orang
belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disajikan secara simultan
dibandingkan apabila disajikan bergantian atau setelahnya. Nah, ketika Anda
ingin memunculkan suatu gambar dan atau animasi atau yang lain beserta teks,
misalnya, sebaiknya munculkan secara bersamaan atau simultan. Jangan satu-satu,
sebab akan memberikan kesan terpisah atau tidak terkait satu sama lain.
4) Prinsip
Koherensi
Orang
belajar lebih baik ketika kata-kata, gambar, suara, video, animasi yang tidak
perlu dan tidak relevan tidak digunakan. Nah, ini yang sering terjadi. Banyak
sekali pengembang media mencantumkan sesuatu yang tidak perlu. Mungkin
maksudnya untuk mempercantik tampilan, memperindah suasana atau menarik
perhatian mata. Tapi, menurut Mayer, hal ini sebaiknya dihindari. Cantumkan
saja apa yang perlu dan relevan dengan apa yang disajikan.
5) Prinsip
Modalitas Belajar
Orang
belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video, daripada dari
animasi plus teks pada layar. Jadi, lebih baik animasi atau video plus narasi
daripada sudah ada narasi ditambah pula dengan teks yang panjang. Hal ini,
sangat mengganggu.
6) Prinsip
Redudansi
Orang
belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video, daripada dari
animasi, narasi plus teks pada layar (redundan). Sama dengan prinsip di atas.
Jangan redudansi, kalau sudah diwakili oleh narasi dan gambar/animasi,
janganlah tumpang tindih pula dengan teks yang panjang.
7) Prinsip
Personalisasi
Orang
belajar lebih baik dari teks atau kata-kata yang bersifat komunikatif
(conversational) daripada kalimat yang lebih bersifat formal. Lebih baik menggunakan kata-kata lugas dan enak daripada
bahasa teoritis, oleh karena itu,
sebaiknya gunakan bahasa yang komunikatif dan sedikit ber-style.
8) Prinsip Interaktivitas
Orang
belajar lebih baik ketika ia dapat mengendalikan sendiri apa yang sedang
dipelajarinya (manipulatif: simulasi, game, branching). Sebenarnya, orang
belajar itu tidak selalu linier alias urut satu persatu. Dalam kenyataannya
lebih banyak loncat dari satu hal ke hal lain. Oleh karena itu, multimedia
pembelajaran harus memungkinkan user/pengguna dapat mengendalikan penggunaan
daripada media itu sendiri. dengan kata lain, lebih manipulatif (dalam arti
dapat dikendalikan sendiri oleh user) akan lebih baik. Simulasi, branching,
game, navigasi yang konsisten dan jelas, bahasa yang komunikatif, dan lain-lain
akan memungkinkan tingkat interaktivitas makin tinggi.
9) Prinsip
Sinyal
Orang
belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan cue, highlight, penekanan
yang relevan terhadap apa yang disajikan. Kita bisa memanfaatkan warna, animasi
dan lain-lain untuk menunjukkan penekanan, highlight atau pusat perhatian
(focus of interest). Karena itu kombinasi penggunaan media yang relevan sangat
penting sebagai isyarat atau kata keterangan yag memperkenalkan sesuatu.
10) Prinsip
Perbedaan Individu
Pada 9
prinsip tersebut berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas visual
tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks dan narasi plus
visual berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas auditori tinggi,
kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks, visual dan simulasi
berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas kinestetik tinggi, kurang
berpengaruh bagi yang sebaliknya.
11) Prinsip Praktek
Interaksi
adalah hal terbaik untuk belajar,kerja praktek dalam memecahkan masalah dapat
meningkatkan cara belajar dan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi yang
sedang dipelajari.
12) Pengandaian
Menjelaskan materi dengan audio meningkatkan
belajar. Siswa belajar lebih baik dari animasi dan narasi, daripada dari
animasi dan teks pada layar.
DAFTAR
PUSTAKA
Abdul Gafur.2007.Desain Instruksional (Suatu Langkah
Sistematis Penyusunan Pola Kegiatan Belajar dan Mengajar). Solo. Tiga
Serangkai
M.Suyanto.2005. Multimedia Alat Untuk Meningkatkan Keunggulan
Bersaing. Yogyakarta:Penerbit Andi
Richard E.
Mayer. 2001. Mutimedia Learning First Edition.Cambridge University Press
Jelaskan maksud dari partisipasi aktif siswa dalam prinsp pengembangan media pembelajaran?
BalasHapusPartisipasi Aktif Peserta Didik ini merupakan salah satu prinsip yang harus diperhatikan dalam pengembangan media pembelajaran. Dimana proses belajar mengajar akan lebih berhasil manakala terjadi interaksi dua arah antara pengajar dan peserta didik. Partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan materi pelajaran.
HapusBisakah anda jelaskan mengapa prinsip pengandaian itu perlu mencakup pada prinsip-prinsip media pembelajaran?
BalasHapusKarena pada prinsip pengandaian ini menjelaskan materi dengan audio yang akan meningkatkan belajar siswa . Selain itu siswa belajar lebih baik dari animasi dan narasi, daripada dari animasi dan teks pada layar.
Hapusjelaskan perbedaan prinsip modalitas belajar dan prinsip redundansi?
BalasHapusKedua prinsip ini menjelaskan bahwasanya siswa akan belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video, daripada dari animasi ditambah teks pada layar. Hal ini dikarenakan sangat mengganggu konsentrasi siswa dalam melihat animasi/ video yang ditambah teks kembali. Jangan redudansi maksudnya kalau sudah diwakili oleh narasi dan gambar/animasi, jangan tumpang tindih pula dengan teks yang panjang.
Hapusjelaskan menurut anda Multimedia yang seperti apa yang cocok digunakan dalam pembelajaran di indonesia ?
BalasHapusjadi multimedia yang baik jika memenuhi syarat seperti :
Hapusa. Pengoperasian yang mudah dan familiar
b. Mudah untuk install ke computer yang akan digunakanan
c. Media pembelajaran yang interaktif dan komunikatif
d. Sistem pembejaran yang mandiri artinya siswa dapat belajar dengan mandiri baik disekolah maupun dirumah tanpa bimbingandari guru.
e. Sedapat mungkin dengan biaya yang ringan dan terjangkau.
Sedikit menambahkan^^
BalasHapusMedia pengajaran digunakan dalam rangka upaya peningkatan atau mempertinggi mutu proses kegiatan belajar-mengajar. Oleh karena itu harus diperhatikan prinsip-prinsip penggunaanya antara lain:
a. Media yang digunakan harus sesuai dengan hasil yang ingin dicapai. Media dipilih berdasarkan tujuan instruksional yang telah ditetapkan yang secara umum mengacu kepada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.
b. Isi dari media harus tepat untuk mendukung materi pelajaran, agar dapat membantu proses pembelajaran yang efektif, media harus sesuai dan selaras dengan kebutuhan pembelajaran dan kemampuan siswa.
c. Media sebaiknya praktis, luwes, dan bertahan. Kriteria ini menuntun para guru untuk memilih media yang ada, yang mudah diperoleh, atau mudah dibuat oleh guru. Media yang dipilih sebaiknya dapat digunakan dimana pun dan kapan pun.
d. Guru terampil menggunakan media tersebut. Ini merupakan salah satu kriteria utama, apapun media yang digunakan guru harus mampu menggunakannya dalam proses pembelajaran. Nilai dan manfaat dari media ditentukan oleh guru yang menggunakannya.
e. Pengelompokkan sasaran. Media yang layak dan efektif untuk sebuah kelompok kecil atau perorangan, belum tentu menjadi efektif jika digunakan dalam sebuah kelompok besar.
f. Mutu teknis. Pengembangan visual harus memenuhi persyaratan teknis tertentu, misalnya pada sebuah slide informasi utama yang disampaikan tidak boleh terganggu dengan elemen latar belakang.
jelaskan menurut pendapat anda apakah Multimedia bisa digunakan dalam pembelajaran di plosok desa?
BalasHapustentu bisa tergantung dari fasilitas sarana dan prasarana yang memadai seperti listrik, perlu diketaui bahwa pada plosok desa banyak yang sudah tersedianya listrik
HapusApakah prinsip-prinsip ini harus berjalan seluruhnya?
BalasHapusya tentu karena pada prinsip ini saling berkesinambungan satu sama lain. jadi harus sepenuhnya dilakukan
Hapusbagaimana penggunaan multimedia pada daerah terpencil?
BalasHapuspenggunaan media tergantung dari fasilitas sarana dan prasarana yang memadai seperti listrik, perlu diketaui bahwa pada plosok desa banyak yang sudah tersedianya listrik.
Hapusjelaskan prinsip apa yang paling penting dalam multimedia pembelajaran?
BalasHapusmenurut saya semua prinsip yang disebutkan penting karena semua prinsip ini berkesinambungan satu sama lain
Hapusapakah prinsip yang ada bisa menggambarkan seberapa efektifnya multimedia yang dibuat untuk pembelajaran?
BalasHapusya tentu karena berdasarkan prinsip tersebut dapat diakomodasi dalam sebuah media pembelajaran berupa multimedia pembelajaran interaktif dan web pembelajaran. sehingga sudaah cukup efektif
HapusDari beberapa prinsip yang anda jelaskan menurut anda prinsip mana yang sulit untuk diterapkan?
BalasHapusberdasarkan prinsip tersebut menurut saya prinsip semuanya saling memiliki taraf kesulitan yang berbeda jadi jika dikatakan yang mana yang sulit, semuanya sulit karena pada Prinsip-prinsip di atas dapat diakomodasi dalam sebuah media pembelajaran berupa multimedia pembelajaran interaktif dan web pembelajaran
Hapusjawaban pertanyaan rahmat : jadi dalam multimedia pembelajaran seluruh prinsip ini harus diterapkan agar diperoleh media yang tepat dan efektif digunakan dalam pembelajran
BalasHapusberi contoh prinsip praktek !
BalasHapusPrinsip Praktek Interaksi adalah hal terbaik untuk belajar,kerja praktek dalam memecahkan masalah dapat meningkatkan cara belajar dan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi yang sedang dipelajari.
Hapusjika nanti anda menjadi seorang guru prinsip manakah yang akan anda gunakan sebagai dasar anda dalam membuat multimedia pembelajaran kimia?
BalasHapussebaiknya semua prinsip dapat diterapkan pada multimedia pembelajaran karean semua prinsip ini kerkesinambungan satu sama lain
HapusJelaskan contoh prinsip Penggunaan Alat Pemusat Perhatian?
BalasHapus